TUGAS SOFTSKILL II
Manusia dan
kebudayaan
1.MANUSIA
Manusia dapat
dipandang dari berbagai segi,
Dipandang dari
segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang
membentuk jaringan system yang dimiliki oleh manusia ( ilmu kimia ).Manusia
merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satusama lain
dan merupakan kumpulan dari energi ( ilmu fisika ). Manusia merupakan mahluk
biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia ( biologi ). Dalam
ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atu
selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus ( ilmu
ekonomi ). Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (
sosiologi ), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan( politik ).
Adapun 2pandangan
yang jelas untuk acuan menjelaskan unsur-unsur yang membangun manusia, yaitu :
1.Manusia terdiri
4sunsur yang terkait yaitu :
• Jasad : Badan kasar manusia
• Hayat : Unsur Hidup
• Ruh : Bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang
bekerja secara spiritual.
• Nafs : dalam pengertian diri atau
kekakuan, yaitu kesadaran akan diri sendiri.
2.Manusia sebagai
satu kepribadian mengandung 3 Unsur yaitu :
- Id : Merupaka Struktur kepribadian yang paling primitif dan tidak nampak.
- Ego : Merupakan bagian struktur kepribadian yang seringkali di sebut kepribadian “eksekutif” karena pernannya yang menghubungkan energi Id kedalam saluran sosial yang dapat di mengerti orang lain.
- Superego : merupakan struktur kepribadian yang muncul akibat perngaruh dari lingkungan sekitar.
Sumber Refrensi:
http://laelatulafifah.blogspot.com/2011/11/manusia-dan-kebudayaan.html
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36
2.HAKEKAT MANUSIA
a.Mahluk ciptaan
tuhan yang tediri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
Tubuh dalah materi
yang dapat dilihat , diraba, dan dirasa wujudnya konkrit tapi tidak abadi.
b.mahluk ciptaan
tuhan yang paling sempurna jika dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya.
Kesempuranaannya
terletak pada adab dan budayanya, karena manusia dilengkapi penciptanya
dengan akal dan
pikiran dan kehendak yang terdapat pada jiwa manusia.
Dengan akal
manusia dapat menciptaka teknologi, mampu menila yang baik dan buruk serta
dapat berkehendak menciptakan kebenaran, keindahan ataupun sebaliknya.
Perasaan rohani
adalah perasaan yang luhur yang terdapat pada jiwa manusia, misalnya :
1.Perasaan
Intelektual : Perasaan yang berkenaan dengan Intelektual.
2.Perasaan Estetis
: Perasaan yang berkenaan dengan estetis.
3.Perasaan Etis :
Perasaan yang berkenaan dengan kebaikan.
4.persaan Diri :
Perasaan yang berkaitan dengan harga diri
Dan masi bayak
lagi lainnya.
Sumber Refrensi
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36
3.KEPRIBADIAN
BANGSA TIMUR
Manusia dalah
makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri dan selalu membutuhkan manusia
lain untuk dapat bertahan hidup.
Hal tersebut benar
– benar dianut oleh masyarakat pada bangsa
timur terutama Indonesia. Rasa kebersamaan yang kuat bisa dibilang sebagai
kepribadian bangsa.
Segala sesuatu
yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang
dimiliki masyarakat itu. Di Indonesia banyak sekali kebudayaan dan
kepribadianyang ada, karena seperti yang kita tahu bahwa Indonesia memiliki
banyak sekali suku sehingga dengan sudah sangat pasti kebudayaannya pun
berbeda.
Sistem ideologi
yang ada biasanya meliputi etika, norma, adat istiadat, peraturan hukum yang
berfungsi sebagai pengarahan dan pengikat perilaku manusia atau masyarakat agar
sesuai dengan kepribadian bangsa yang sopan, santun, ramah, dan tidak melakukan
hal – hal yang dapat mencoreng kepribadian
bangsa.
Sistem sosial
meliputi hubungan dan kegiatan sosial di dalam masyarakat. Sistem teknologi
meliputi segala perhatian serta penggunaanya, sesuai dengan nilai budaya yang
berlaku. Pada saat unsur-unsur masing-masing kebudayaan saling menyusup. Proses
migrasi besar-besaran, dahulu kala, mempermudah berlangsungnya akulturasi
tersebut.
Pada dasarnya
masyarakat daerah timur dengan contoh Indonesia, sangat terbuka dan toleran
terhadap bangsa lain, tetapi selama masih sesuai dengan norma, etika serta adat
istiadat yang ada di Indonesia.
Pada umumnya
unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima adalah unsur kebudayaan kebendaan
seperti peralatan yang terutama sangat mudah dipakai dan dirasakan sangat
bermanfaat bagi masyarakat yang menerimanya. Contohnya : Handphone, komputer,
dan lain – lain.
Namun ada pula
unsur-unsur kebudayaan asing yang sulit diterima adalah misalnya :
1. Unsur-unsur
yang menyangkut sistem kepercayaan seperti ideologi, falsafah hidup dan
lain-lain.
2. Unsur-unsur
yang dipelajari pada taraf pertama proses sosialisasi. Contoh yang paling mudah
adalah soal makanan pokok suatu masyarakat.
3. Pada umumnya
generasi muda dianggap sebagai individu-individu yang cepat menerima
unsur-unsur kebudayaan asing yang masuk melalui proses akulturasi. Sebaliknya
generasi tua, dianggap sebagai orang-orang kolot yang sukar menerima unsur
baru.
4. Suatu
masyarakat yang terkena proses akulturasi, selalu ada kelompok-kelompok
individu yang sukar sekali atau bahkan tak dapat menyesuaikan diri dengan
perubahan-perubahan yang terjadi.
Berbagai faktor
yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsur kebudayaan baru diantaranya
:
1. Terbatasnya
masyarakat memiliki hubungan atau kontak dengan kebudayaan dan dengan
orang-orang yang berasal dari luar masyarakat tersebut.
2. Jika pandangan
hidup dan nilai yang dominan dalam suatu kebudayaan ditentukan oleh nilai-nilai
agama.
3. Corak struktur
sosial suatu masyarakat turut menentukan proses penerimaan kebudayaan baru.
Misalnya sistem otoriter akan sukar menerima unsur kebudayaan baru.
4. Suatu unsur
kebudayaan diterima jika sebelumnya sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang
menjadi landasan bagi diterimanya unsur kebudayaan yang baru tersebut.
5. Apabila unsur
yang baru itu memiliki skala kegiatan yang terbatas.
Sumber Refrensi :
http://mayangarmyta.wordpress.com/2010/10/31/kepribadian-bangsa-timur/
4.KEBUDAYAAN
Kebudayaan berasal
dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal
manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi
tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam
pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat
abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita.
Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita
rasakan.
Beberapa
pengertian kebudayaan berbeda dengan pengertian di atas, yaitu:
1. Kebudayaan
adalah cara berfikir dan cara merasa yang menyatakan diri dalam seluruh segi
kehidupan sekelompok manusia yang membentuk kesatuan sosial (masyarakat) dalam
suatu ruang dan waktu.
2. Kebudayaan
sebagai keseluruhan yang mencakup pengetahuan kepercayaan seni, moral, hukum,
adat serta kemampuan serta kebiasaan lainnya yang diperoleh manusia sebagai
anggota masyarakat.
3. Kebudayaan
merupakan hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya yaitu masyaraakat yang
menghasilkan tekhnologi dan kebudayaan kebendaan yang terabadikan pada
keperluan masyarakat. Rasa yang meliputi jiwa manusia yaitu kebijaksanaan yang
sangat tinggi di mana aturan kemasyarakatan terwujud oleh kaidah-kaidah dan
nilai-nilai sehingga denga rasa itu, manusia mengerti tempatnya sendiri, bisa
menilai diri dari segala keadaannya.
Kebudayaan sangat
berpengaruh terhadap kepribadian seseorang, begitu pula sebaliknya. Di dalam
pengembangan kepribadian diperlukan kebudayaan, dan kebudayaan akan terus berkembang
melalui kepribadian tersebut. Sebuah masyarakat yang maju, kekuatan
penggeraknya adalah individu-individu yang ada di dalamnya. Tingginya sebuah
kebudayaan masyarakat dapat dilihat dari kualitas, karakter dan kemampuan
individunya.
Sumber Refrensi :
http://laelatulafifah.blogspot.com/2011/11/manusia-dan-kebudayaan.html
http://www.referensimakalah.com/2012/11/pengertian-budaya-dan-kebudayaan.html
5.UNSUR-UNSUR
KEBUDAYAN
Kebudayaan
terbentuk dari suatu sistem, sistem ini kemudian disebut sebagai unsur yang
membentuk sebuah budaya, mulai dari bahasa, pengetahuan, tekhnologi dan lain
lain. semua itu adalah faktor penting yang harus dimiliki oleh setiap
kebudayaan untuk menunjukkan eksistensi mereka.
1. bahasa
yaitu suatu sistem
perlambangan yang secara arbitrel dibentuk atas unsur – unsur bunyi ucapan manusia yang digunakan sebagai
gagasan sarana interaksi
2. sistem
pengetahuan
yaitu semua hal
yang diketahui manusia dalam suatu kebudayaan mengenai lingkungan alam maupun
sosialnya menurut azas – azas susunan
tertentu
3. organisasi
sosial
yaitu keseluruhan
sistem yang mengatur semua aspek kehidupan masyarakat dan merupakan salah satu
dari unsur kebudayaan universal
4. sistem
peralatan hidup dan tekhnologi
yaitu rangkaian
konsep serta aktivitas mengenai pengadaan, pemeliharaan, dan penggunaan sarana
hidup manusia dalam kebudayaannya
5. sistem mata
pencarian hidup
yaitu rangkaian
aktivitas masyarakat yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam
konteks kebudayaan
6. kesenian
yaitu suatu sistem
keindahan yang didapatkan dari hasil kebudayaan serta memiliki nilai dan makna
yang mendukung eksistensi kebudayaan tersebut
7. sistem religi
yaitu rangkaian
keyakinan mengenai alam gaib, aktivitas upacaranya serta sarana yang berfungsi
melaksanakan komunikasi manusia dengan kekuatan alam gaib
sumber Refrensi :
http://sandri09a.blogspot.com/2012/05/unsur-unsur-kebudayaan.html
6.WUJUD KEBUDAYAAN
Menurut Dimensi
Wujudnya Kebudayaan terbagi menjadi 3 yaitu :
1.Komplex Gagasan,
Konsep, dan Pikiran manusia.
Wjud ini di sebut
sistem budaya, sifatnya absatrak tidak dapat dilihat dan berpusat pada
kepala-kepala manusia yang menganutnya atau dengan kata lain dalam alam pikiran
warga masyarakat dimana kebudayaan bersangkutan hidup.
2. Koplex
Aktifitas.
Berupa aktifitas manusia
yang saling berinteraksi, bersifat kongkret dapat diamati atau di observasi.
Wujud ini sering disebut sistem sosial.
3. Wujud sebagai
Benda
Wujud manusia yang
saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai pengunaan peralatan sebagai hasil
karya manusia untuk mencapai tujuannya, aktifitas karya manusia tersebut
menghasilkan benda untuk berbagai keperluan hidupnya.kebudayaan dalam bentuk
fisik yang kongkret bisa juga disebut kebudayaan fisik.
sumber Refrensi :
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36
7.ORIENTASI NILAI
BUDAYA
Kebudayaan sebagai
karya mnusia yang memiliki sistem nilai.
Menurut C.Kluckhon
dalam karyanya Variation in Value Orientation(1961) sistem nilai budaya dalam
semua kebudayaan di dunia, universal memiliki 5masalah pokok kehidupan manusia
yaitu:
1.Hakekat Hidup
manusia
Hakekat hidup
untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstem : ada yang berusaha memadamkan
hidup, adapula dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai
suatu hal yang baik.
2.Hakekat karya
Manusia
Setiap budaya
hakekatnya berbeda-beda, diantaeanya da yang beranggapan bahwa kerya bertujuan
untuk hidup, karya memeberikan kehormatan dan tahta, karya merupakan gerak
hidup untuk menambah karya lagi.
3.hakekat Waktu
manusia
Hakekat waktu
untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpandangan mementingkan orientasi
masa lampau, ada yang berorientasi pada masa kini, ada pula yang masa depan.
4.Hakekat alam
manusia
Ada kebudayaan
yang menganggap manusia harus mengxploitasi alam dan memanfaatkan alam sebaik
mungkin. Ada juga yang menganggap manusia harus selaras dengan alam dan
menyerah pada alam.
5.Hakekat hubungan
Manusia
Dalam hal ini da
yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, adpula yang berpandangan
individualis.
sumber Refrensi :
http://www.elearning.gunadarma.ac.id/index.php?option=com_wrapper&Itemid=36
8.Perubahan
Kebudayaan
Apa itu perubahan
kebudayaan? Perubahan kebudayaan dalam masyarakat yaitu: gejala perubahan pola
hidup, kebiasaan dan struktur sosial dalam masyarakat yang disebabkan oleh
beberapa faktor. Perubahan kebudayaan ini merupakan hal alami yang terjadi di
masyarakat dikarenakan sifat alami manusia yang selalu ingin mengadakan
perubahan.
perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala
berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat yang terjadi
karena adanya perubahan komunikasi; cara dan pola pikir masyarakat; faktor
internal lain seperti perubahan jumlah penduduk, penemuan baru, terjadinya
konflik atau revolusi; dan faktor eksternal seperti bencana alam dan perubahan
iklim, peperangan, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain. Menurut Hirschman,
kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.
Seperti yang telah disebutkan di atas, perubahan
jumlah penduduk merupakan salah satu penyebab perubahan kebudayaan secara
intern, baik itu dikarenakan kelahiran, kematian ataupun perpindahan (migrasi).
Perpindahan penduduk merupakan salah satu penyebab yang patut diperhitungkan.
Biasanya masyarakat pendatang cenderung membawa kebudayaan asalnya. Hal ini
menyebabkan terjadinya pergeseran kebudayaan masyarakat asal dan terjadi
pembauran kebudayaan. Hal ini diperkuat jika kebudayaan yang dibawa tampak
lebih modern dan lebih menarik. Sebagai contoh masyarkat ibu kota yang
melakukan migrasi ke daerah, cenderung memamerkan hal – hal baru yang dimiliki dan membawa kebudayaan kota
yang biasa dilakukan ke daerah. Hal ini ditunjang oleh kemajuan teknologi,
sehingga masyarakat daerah tertarik dan cenderung mengikuti pola, kebiasaan dan
kebudayaan tersebut. Akan tetapi, tidak semua kebudayaan yang di bawa membawa
pengaruh positif. Contoh lain yaitu adanya penemuan baru merupakan salah salah
satu penyebab perubahan kebudayaan secara internal. Handphone merupakan salah
satu temuan yang mengubah kebiasaan masyarkat dalam berkomunikasi. Masyarakat
yang semula menggunakan surat sebagai sarana berkomunikasi, saat ini telah
beralih menggunakan handphone. Bahkan handphone bukan lagi barang mewah.
Contoh lain penyebab perubahan kebudayaan secara
eksternal adalah masuknya kebudayaan barat ke Indonesia dengan sangat mudah
seperti perayaan Valentine, April mop, dan Halloween . Media masa, merupakan
salah satu sarana utama masuknya kebudayaan tersebut dan berbaur dengan
kebudayaan kita. Sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini selalu merayakan
Valentine sebagai hari kasih sayang, tanpa mengetahui asal muasal dan tujuan
kebudayaan tersebut. Pada umumnya mereka hanya menirukan kebiasaan yang
dilakukan masyarakat barat untuk memberikan kado, tanda kasih sayang ke orang – orang spesial seperti yang dilakukan di
film, televisi ataupu di artikel – artikel
majalah. Hal ini sangat mengubah kebiasaan masyarakat kita. Buktinya setiap
bulan Februari seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia selalu dipenuhi oleh
pernak pernik Valentine, setiap stasiun televisi menyiarkan berbagai film
romantis, dll. Akan tetapi, kebudayaan tersebut juga memberikan dampak negative
untuk masyarakat Indonesia. Terbukti dengan banyaknya remaja di tangkap saat
merayakan Valentine dengan minuman keras dan seks bebas.
Masyarakat pada
umumnya memang cenderung untuk menirukan hal – hal baru yang dianggap canggih, menarik dan
menyenangkan, tanpa memikirkan dampaknya. Hal ini sudah sepatutnya diwapadai.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan komunikasi yang memudahkan setiap
orang berkomunikasi dengan orang lain antar daerah, antar pulau, antar negara
bahkan antar benua tidak menutup kemungkinan masuknya kebudayaan – kebudayaan asing kedalam masyarakat
tersebut dan berbaur. Ditambah pula kesadaran generasi muda untuk
mempertahankan kebudayaan asli yang semakin menurun memungkinkan hilangnya
kebudayaan asli dari setiap masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia. Hal ini
menuntut kepedulian dan perhatian lebih lanjut agar masyarakat Indonesia dapat mempertahankan
kebudayaan – kebudayaan positif yang merupakan ciri
khas bangsa Indonesia di masa – masa
mendatang.
sumber Refrensi :
http://dionoize.blogspot.com/2012/03/penyebab-perubahan-kebudayaan-di.html
9.KAITAN MANUSIA
DAN KEBUDAYAAN
Manusia dan kebudayaan
merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini.
Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan
mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari
kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
Budaya tercipta
atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi
yang ada di alam raya ini. Manusia di ciptakan oleh tuhan dengan dibekali oleh
akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara
hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini. Disamping itu manusia juga
memiliki akal, intelegensia, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan
perilaku.Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa
menciptakan kebudayaan. Ada hubungan dialektika antara manusia dan kebudayaan.
Kebudayaan adalah produk manusia, namun manusia itu sendiri adalah produk
kebudayaan. Dengan kata lain, kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya
dan manusia dapat hidup ditengah kebudayaan yang diciptakannya. Kebudayaan akan
terus hidup manakala ada manusia sebagai pendudukungnya Manusia
Soal
- kepribadian yang seringkali di sebut kepribadian “eksekutif” merupakan unsure manusia yang …
a. ego
b.
id
c.
superid
d.
superego
- yang bukan merupakan unsur-unsur kebudayaan asing yang sulit diterima adalah…
a.
sistem
kepercayaan seperti ideologi, falsafah hidup
b.
proses
sosialisasi. soal makanan pokok suatu masyarakat.
c. System
kehidupan yang mengikuti era globalisasi tanpa ada batasan
d.
Suatu
masyarakat yang terkena proses akulturasi, selalu ada kelompok-kelompok
individu yang sukar sekali atau bahkan tak dapat menyesuaikan diri dengan
perubahan-perubahan yang terjadi.
- Berikut ini yang bukan merupakan unsure-unsur kebudayaan…
a.
Kesenian
b.
System
religi
c.
Bahasa
d. Pola
hidup
- kebudayaan yang menganggap manusia harus mengxploitasi alam dan memanfaatkan alam sebaik mungkin. Ini merupakan hakekat…
a.
hidup
manusia
b.
karya
manusia
c.
waktu
manusia
d. alam
manusia
- bencana alam dan perubahan iklim, peperangan. Merupakan perubahan kebudayaan dari…
a. ekstern
b.
intern
c.
polusi
d.
manusia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar